Jumat, 13 Juli 2012

TUMPENGAN

TUMPENGAN?

Mungkin ada yang bingung soal judul di atas,hehehe...

Tumpengan itu adalah nama gereja di mana aku berjemaat sekarang.
Nama gereja?
Kedengarannya aneh,ya?

Ya, pertama kali juga aku merasa seperti itu pas baru pindah rumah, terus harus pindah ke jemaat lain.

Waktu itu aku kelas 6 SD dan keluarga kami pindah ke daerah Sea, Pineleng, pas pindahan aku tanya nama gereja baru keluarga kami dan mama ku bilang,
" GMIM Tumpengan"

Gak akan lupa, waktu itu aku sempat gak mau masuk gereja yang namanya aneh bin ajaib ini,hahahaha...
Tapi, seiring dengan berjalannya waktu,, terus pas aku tau arti dari TUMPENGAN ini,, gak ada lagi yang gak mau bergereja disana.

GMIM Tumpengan adalah nama gereja tempat aku berjemaat sekarang, merupakan salah satu dari hampir 900 gereja GMIM (Gereja Masehi Injili di Minahasa).

Memang namanya 'aneh' dan tak biasa...karena kalo di Sulawesi Utara, nama gereja itu biasanya selalu nama-nama yang ada di Alkitab, kayak Bukit Zaitun, Sion, Bukit Hermon atau Imanuel, Syalom, bahkan nama rasul kayak Paulus ^^.
Palingan yang agak beda kalo pke nama kayak Karunia, Anugerah, Exodus.

Tumpengan sendiri adalah suatu kata dalam bahasa daerah Minahasa...
Aku kurang tau dari bahasa apa (Minahasa punya beberapa jenis bahasa daerah, Toulour, Tontemboan,dll).
Secara harafiah, "Tumpengan" itu artinya aliran yang air yang tertumpah, tercurah", nah,, menurut tua-tua (pendiri), Tumpengan artinya adalah " CURAHAN BERKAT"

^^
Bagus kan, artinya?

Jadi gereja kami artinya adalah CURAHAN BERKAT.


Dan nama itu benar-benar terbukti dalam kehidupan gereja kami. Ada banyak berkat yang tercurah di gereja kami, dan gereja kami menjadi saluran curahan berkat Tuhan bagi anggota jemaatnya.

Bukan bermaksud pamer gereja aku, tapi, aku ingin share soal pengalaman aku selama berjemaat di GMIM Tumpengan ini ^^.

Bagi aku, GMIM Tumpengan itu bukan cuman sekedar tempat aku beribadah, berjemaat atau bergaul, tapi juga tempat aku bertumbuh dalam iman. Karena aku benar-benar merasakan tuntunan tangan-Nya saat aku bergereja di Tumpengan

Sejak berjemaat di Tumpengan dari Sekolah Minggu, aku merasa Tuhan terus memakai aku dalam pelayanannya.

Awal aku pindah, jumlah anak Sekolah Minggu itu sedikit, dan bisa dibilang aku paling besar di antara anak Sekolah Minggu yang lain, makanya aku sering ditunjuk 'enci' dan 'engku' Sekolah Minggu untuk pimpin doa, pujian, ikut lomba dan melayani adik-adik Sekolah Minggu aku.

Tuhan mulai mengajar aku untuk 'melayani'-Nya. Aku sempat dianjurkan untuk jadi Guru Sekolah Minggu saat aku jadi remaja dan punya keinginan untuk itu, tapi Tuhan ternyata punya rencana yang lain untuk aku.

Pengalaman yang berkesan selama aku ikut Sekolah Minggu di Tumpengan adalah, saat aku dan 2 teman aku menjuarai lomba CCA (Cerdas Cermat Alkitab) seri B se-sinode GMIM.
Waktu itu gak nyangka banget kami bisa juara I, se-sinode lagi!!!
Artinya, kami menang dari ratusan tim CCA Anak Sekolah Minggu yang ikut saat itu.
Prestasi yang luar biasa buat aku yang masih kecil,hehehe...

Lomba CCA (Cerdas Cermat Alkitab) yang sering aku ikuti sejak masih Sekolah Minggu, membuat aku jadi sering baca Bible and memorize it, verse by verse, juga tau banyak soal kisah Tuhan Yesus dan tokoh-tokoh Alkitab lainnya.
Dan sampai sekarang, aku merasakan manfaat yang luar biasa dari hal itu.

Aku jadi cepat hafal baik ayat Alkitab maupun pelajaran,hahaha... kemudian jiwa sportif mulai terasah, kebiasaan ikut lomba juga bikin aku gak takut tampil di depan umum ^^ ataupun bicara di depan banyak orang juga terasah...

Sampai aku remaja bahkan menginjak umur Pemuda (18 tahun, klo di tata gereja kami) aku masih suka ikut lomba CCA mewakili jemaat ataupun sekolah aku.

Selain CCA, aku juga ikut lomba nyanyi (walo kagak pernah menang,hahaha...), Bible story telling dan menari.

Singkatnya,, aku adalah anak Sekolah Minggu yang aktif!
Makasih buat semua 'enci' dan 'engku' Sekolah Minggu yang sudah membina aku.
Karakter, sikap yang ada padaku sekarang tidak lepas dari kerja keras kalian ^^


Then, aku pindah ke komunitas Remaja.
Hmm, awal-awalnya aku sering di-bully loh sama kk-kk remaja aku,hehehe...

Di-bully?

Waktu itu, komunitas remaja di gereja aku itu gak sehat, ada banyak remaja yang salah gaul, dan gak cinta Tuhan.
Masuk ibadah itu cuma sekedar saja, cuma salah satu sarana buat kumpul2 rame-rame dan alasan biar bisa keluar rumah malam-malam. Dan anak-anak baru kayak aku, sering dipandang remeh sama yang sudah 'senior'.

Disini, aku benar-benar rasain perlindungan dan penyertaan Tuhan dalam kehidupan aku,khususnya di awal-awal masa muda aku.

Walaupun dikelilingi oleh orang-orang yang gak cinta Tuhan, tapi aku gak 'terkontaminasi' hahaha...
Aku gak tau jelasnya, tapi selama itu gak ada yang pernah ngajakin aku untuk 'doing something wrong' kayak bolos, merokok, sex bebas, pornografi atau main 'pacar-pacaran' hehehhe...

Sekarang ini, aku baru nyadar bahwa Tuhan melindungi aku di saat-saat itu, dan juga pastinya tidak lepas dari doa Mama dan Papaku, yang selalu setia doaian anak-anak dan keluarganya ( thank you, Mom and Dad!)

Di komunitas remaja waktu itu, sangat sedikit aku lihat pembina remaja yang benar-benar punya hati hamba dan siap melayani.
Kebanyakan gak sungguh-sungguh melayani, bahkan memberi teladan yang salah ke adik-adik binaannya.

Tapi, tahun-tahun remaja ku sangat luar biasa, karena ada banyak hal luar biasa yang Tuhan lakukan buat aku ^^.

Tahun 2004, aku bertemu dengan 2 orang temanku, Tesa dan Andre, yang seiring berjalannya waktu, we become a close friend till now ^^
Kita jadi dekat karena seumuran, bahkan satu sekolah, dan kami 1 tim di CCA.
Pengalaman masa remaja aku jadi indah gara-gara mereka.

Sampai sekarang, aku sangat bersyukur sama Tuhan karena memberikan Tesa dan Andre hadir dalam kehidupan aku... They're such a true friend ^^,, they're a gift from God to me.
Kami sangat kompak, apalgi klo ikut lomba, hahaha...
Kami langganan juara CCA wilayah dan 1 kali juara 2 CCA se-sinode ^^
Itu prestasi terbesar kami sebagai tim CCA.

I met many friends after them,, but honestly, no one can change their position to me as a friend...
Till now...

Selanjutnya, aku aktif ikut kegiatan-kegiatan remaja, dan itu sangat banyak membentuk karakter dan iman aku.
Aku lahir baru saat aku masih remaja, saat aku duduk di kelas 3 SMP. even after that, so many times of 'jatuh-bangun' dalam kehidupan rohani aku.


Dan akhirnya Tuhan kasih beban buat jadi seorang 'pembina'.

Kenapa aku tahu Tuhan pengen aku jadi seorang 'pembina remaja'?
Tuhan gak kasih aku penglihatan atau nubuatan atau special thing apapun...

Dia cuma kasih  sebuah beban di hati aku, untuk melayani di Komisi Remaja GMIM Tumpengan.
Dia cuma kasih aku sebuah keinginan untuk buat anak-anak remaja GMIM Tumpengan punya tujuan hidup untuk memuliakan nama-Nya lewat talenta dan antusiasme serta semangat masa muda mereka.
Dan sampai sekarang Tuhan masih kasih visi yang sama buat aku...
Melayani-Nya di Komisi Remaja GMIM Tumpengan.

Sebagaimana aku diubahkan oleh Tuhan Yesus di usia remaja aku, sebagaimana aku mengenal dan jatuh cinta pada Tuhan Yesus di usia remaja aku...

Aku pun ingin anak-anak remaja GMIM Tumpengan seperti itu.

Itulah Visi yang Tuhan kasih ke aku dan aku masih berusaha terus menjalaninya tiap hari.

Jadi pembina remaja itu gak mudah,hehehe...

Apalagi jumlah pembina remaja sama remajanya gak seimbang,hehehe...
Sampai saat ini saja,, jumlah pembina remaja yang aktif di gereja kami gak sampe 15 orang,, sedangkan remajanya lebih dari 100 orang.

Aku masih terus berdoa supaya Tuhan kirimkan pekerja untuk melayani di ladang kami ini. Bukakan hati anggota-anggota jemaat lainnya untuk turut bekerja di ladang "remaja' ini.

Yeah, karena jumlahnya gak seimbang itulah, kami sering kewalahan klo ngurus para remaja2 ini...
Tapi, Puji Tuhan karena sampe sekarang, kami masih bisa handle semua urusan dengan baik..ini tentunya karena tuntunan dan pertolongan Tuhan.

Banyak tantangan dan cobaan yang aku dan teman-teman alami selama melayani di Remaja, tapi dengan kuasa Tuhan kami bisa lewati.
Sebagai gantinya, aku melihat banyak mujizat dan keajaiban serta kemurahan Tuhan yang Ia nyatakan di Remaja GMIM Tumpengan melalui kesulitan dan tantangan yang kami hadapi.

He is FAITHFUL!!!! ^__________^

Yang jelas, sekarang ladang tempat aku bekerja adalah sebuah ladang yang bernama " Tumpengan".
Dan sang pemilik ladang menempatkan aku, untuk merawat tumbuhan gandum muda yang sedang bertumbuh.
Memberinya nutrisi agar bisa menghasilkan buah yang banyak dan bernas, mengairinya agar tidak layu dan terus tumbuh, menyiangi sang lalang yang mengganggu pertumbuhannya, memastikan saat ia berbuah burung-burung tidak memakan buahnya.
Dan aku ingin melaksanakan tugas aku dengan sebaik-baiknya...

Sampai nanti Tuhan memanggil aku untuk pergi bekerja di ladang yang lain....


GOD BLESS,,

Farha
















1 komentar: